Depan: Di, Ke, Dari

Kata depan di, ke, dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali di dalam gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu suku kata (daripada, kepada).

  • Siswa sedang belajar di lab.
  • Mereka bertemu di taman kota.
  • Bapak baru pulang dari sawah.
  • Saya lebih suka warna ungu daripada warna merah jambu.
  • Presiden mengimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing isu SARA.

Penulisan di- dan ke- yang merupakan kata sambung (imbuhan) ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya.

  • Sekolah diliburkan sampai hari Rabu.
  • Ayo, kemari, kita makan bersama.

Angka dan Lambang Bilangan

Bilangan dalam teks yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika dipakai secara berurutan seperti dalam perincian.

  • Mereka mengunjungi museum itu sampai tiga kali.
  • Penghasilannya sebagai pengusaha muda lebih dari dua puluh juta per bulan.
  • Di antara 100 bibit tanaman yang ditanam di taman kota, 53 bibit anggrek, 36 bibit mawar, dan 11 bibit lili.

Bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf.

  • Lima puluh orang berhasil diselamatkan dari kebakaran malam itu.
  • Seratus tiga puluh juta penduduk Indonesia adalah pengguna internet aktif.

Kecuali, untuk judul buku.

  • 10 Jurus Jitu Menuju Sukses
  • 1001 Malam tanpa Kekasih

Angka yang menunjukkan bilangan besar dapat ditulis sebagian dengan huruf supaya lebih mudah dibaca.

  • Jumlah penduduk Indonesia sampai akhir 2016 mencapai 255 juta.
  • Proyek pembangunan jalan tol itu membutuhkan dana 12 triliun rupiah.

Angka dipakai untuk menyatakan ukuran panjang, berat, luas, isi, waktu, dan nilai uang.

  • 0,5 cm
  • 5 kg
  • 4 hektare
  • 10 liter
  • 9 bulan 10 hari
  • 1 jam 3 menit
  • Rp200.000
  • €10

Angka dipakai untuk menomori alamat, seperti jalan, rumah, gedung, ruang, dan kamar.

  • Jalan Cinta No. 10, RT 5 RW 1, Kelurahan Asmara, Kecamatan Rindu, Kabupaten Dendam
  • Gedung Wisma Nusantara, Lantai 20, Ruang 207

Angka dipakai untuk menomori bagian karangan, ayat kitab suci.

  • Bab X, Pasal 5, halaman 252
  • Surah Albaqarah: 1
  • Markus 16: 15-16

Penulisan bilangan dengan huruf:
 a. Bilangan Utuh

  • lima belas (15)
  • lima puluh (50)
  • lima ribu (5.000)

b. Bilangan Pecahan

  • setengah atau seperdua (1/2)
  • seperdua belas (1/12)
  • dua persepuluh (2/10)
  • tiga dua-pertiga (3 2/3)
  • seratus persen (100%)

Penulisan bilangan bertingkat.

  • abad XXI
  • abad ke-21
  • abad kedua puluh satu

Penulisan angka yang mendapat akhiran –an.

  • sepuluh lembar uang 2.000-an (sepuluh lembar uang dua ribuan)
  • tahun 1980-an (tahun seribu sembilan ratus delapan puluhan)

Penulisan bilangan dengan angka dan huruf sekaligus dalam peraturan perundang-undangan, akta, dan kuitansi.

  • Setiap orang yang menyebarkan atau mengedarkan rupiah tiruan,  sebagaimana dimaksud dalam Pasal 23 ayat (2), dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan pidana paling banyak Rp200.000.ooo (dua ratus juta rupiah).
  • Telah diterima uang sebanyak  Rp8.000.000 (delapan juta rupiah) untuk pembayaran satu tahun sewa rumah.

Bilangan yang digunakan sebagai unsur nama geografi ditulis dengan huruf.

  • Kelapa Dua
  • Raja Ampat
  • Simpang Lima
  • Tigaraksa
  • Lima Puluh Kota
  • Salatiga

Singkatan dan Akronim

Singkatan nama orang, gelar, sapaan, jabatan, atau pangkat diikuti tanda titik (.) di belakang setiap unsur

  • A.H. Nasution (Abdul Haris Nasution)
  • H. Muhidin (Haji Muhidin)
  • R.A. Kartini (Raden Ajeng Kartini)
  • Soeman Hs. (Soeman Hasibuan)
  • M.Hum. (magister humaniora)
  • S.S. (sarjana sastra)
  • S.Apt. (sarjana apoteker)
  • Sdr. Syarief (saudara Syarief)
  • Nn. Monalisa (nona Monalisa)
  • drh. (dokter hewan)
  • Prof. Dr. (Profesor Doktor)
  • Kol. Soegiono (Kolonel Soegiono)
  • Let. Jend. Soeprapto (Letnan Jenderal Soeprapto)

Singkatan nama resmi lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, lembaga pendidikan, badan atau organisasi, dan nama dokumen resmi yang terdiri dari gabungan huruf awal kata, ditulis dengan huruf besar dan tidak diikuti tanda titik (.).

  • KK (kartu keluarga)
  • SIM (surat izin mengemudi)
  • KTP (kartu tanda penduduk)
  • BPKB (buku pemilik kendaraan bermotor)
  • DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)
  • NU (Nahdlatul Ulama)
  • UNY (Universitas Negeri Yogyakarta)
  • TNI (Tentara Nasional Indonesia)
  • NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia)
  • PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)
  • WHO (World Health Organization)
  • PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia)
  • KUHP (Kitab Undang-Undang Hukum Pidana)
  • PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia)
  • PLN (Perusahaan Listrik Negara)
  • TVRI (Televisi Republik Indonesia)

Singkatan yang bukan nama diri, huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik (.).

  • PT (perseorangan terbatas)
  • CV (commmanditaire vennootschaap atau curriculum vitae)
  • KB (keluarga berencana)
  • SMK (sekolah menengah kejuruan)
  • PNS (pegawai negeri sipil)
  • MCK (mandi cuci kakus)
  • PHK (pemutusan hubungan kerja)
  • SLI (sambungan langsung internasional)
  • SNI (standar nasional indonesia)
  • BBM (bahan bakar minyak)
  • WNA (warga negara asing)
  • TKI (tenaga kerja Indonesia)

Singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih diikuti dengan tanda titik (.)

  • hlm. (halaman)
  • dll. (dan lain-lain)
  • dsb. (dan sebagainya)
  • dst. (dan seterusnya)
  • sda. (sama dengan di atas)
  • ybs. (yang bersangkutan)
  • yth. (yang terhormat)
  • ttd. (tertanda)
  • dkk. (dan kawan-kawan)

Singkatan yang lazim dipakai dalam surat-menyurat, masing-masing diikuti dengan tanda titik (.).

  • a.n. (atas nama)
  • d.a. (dengan alamat)
  • u.b. (untuk beliau)
  • u.p. (untuk perhatian)
  • s.d. (sampai dengan)

Singkatan satuan ukuran, takaran, timbangan, dan mata uang tidak diikuti tanda titik (.)

  • Ca (kalsium)
  • cm (sentimeter)
  • Mb (megabite)
  • Kb (kilobite)
  • kVA (kilovolt-ampere)
  • l (liter)
  • m (meter)
  • kg (kilogram)
  • TNT (trinitrotoluene)
  • Rp (rupiah)

Singkatan gabungan huruf dan angka, baik berupa nama diri atau bukan, ditulis dengan huruf kapital dan tidak disertai tanda titik (.) atau tanda hubung (-) pada setiap unsur.

  • P3K (pertolongan pertama pada kecelakaan)
  • P4 (Pedoman, Penghayatan, dan Pengamalan Pancasila)
  • G30S (Gerakan 30 September)
  • UUD 1945 (Undang-Undang Dasar 1945)
  • G20 (The Group of Twenty)
  • LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial)
  • S1 (strata 1/sarjana)
  • D3 (diploma 3)

Singkatan yang bertujuan untuk penyingkatan kata, yang sebagian besar adalah serapan dari bahasa asing, tidak diikuti tanda titik (.).

  • kafe (kafetaria)
  • info (informasi)
  • lab (laboratorium)
  • lesbi (lesbian)
  • memo (memorandum)
  • promo (promosi)
  • resto (restoran)

Singkatan yang berhubungan dengan nama teknologi ditulis  dengan huruf kapital dan tidak disertai tanda titik (.).

  • BBM (Blackberry Messanger)
  • SMS (Short Message Service)
  • WA (Whats Application)
  • CPU (Central Processing Unit)
  • FB (Facebook)
  • HDD (Hard Disk Drive)
  • SSD (Solid State Drive)
  • FD (Flash Disk)
  • NB (Notebook)

Akronim nama diri yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik (.).

  • ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia)
  • AJI (Aliansi Jurnalis Independen)
  • BIG (Badan Informasi Geospasial)
  • BIN (Badan Intelijen Nasional)
  • BUMN (Badan Usaha Milik Negara)
  • KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia)
  • LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
  • PAM (Perusahaan Air Minum)

Akronim bukan nama diri yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapital tanpa tanda titik (.).

  • ASI (air susu ibu)
  • MPASI (makanan pendamping air susu ibu)
  • HUT (hari ulang tahun)

Akronim nama diri yang berupa singkatan dari beberapa unsur ditulis dengan awalan huruf kapital.

  • Jamsostek (Jaminan Sosial Tenaga Kerja)
  • Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan)
  • Koramil (Komando Rayon Militer)
  • Muri (Museum Rekor Indonesia)
  • Peruri (Percetakan Uang Republik Indonesia)
  • Puskurbuk (Pusat Kurikulum dan Perbukuan)
  • Bulog (Badan Urusan Logistik)
  • Bappenas (Badan Perencanaan Pembangunan Nasional)
  • Kowani (Kongres Wanita Indonesia)
  • Kalteng (Kalimantan Tengah)
  • Mabbim (Majelis Bahasa Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia)
  • Suramadu (Surabaya Madura)
  • Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja)
  • Kapolri (Kepala Polisi Republik Indonesia)
  • Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia)
  • Walubi (Wali Umat Buddha)

Akronim bukan nama diri yang berupa gabungan huruf awal dan suku kata atau gabungan suku kata ditulis dengan huruf kecil.

  • iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi)
  • imtak (iman dan takwa)
  • mulok (muatan lokal)
  • pemilu (pemilihan umum)
  • pilkada (pemilihan kepala daerah)
  • puskesmas (pusat kesehatan masyarakat)
  • rapim (rapat pimpinan)
  • rudal (peluru kendali)
  • tilang (bukti pelanggaran)
  • rakernas (rapat kerja nasional)
  • radar (radio detecting and ranging)
  • sosbud (sosial budaya)
  • toserba (toko serba ada)
  • ruko (rumah toko)
  • tapol (tahanan politik)

Berimbuhan: Awalan, Sisipan, Akhiran

Awalan:

  • getar -> bergetar
  • jabat -> pejabat
  • jabat -> penjabat
  • pukul -> memukul
  • sulit -> mempersulit
  • dobrak -> mendobrak
  • gali -> menggali
  • simpan -> menyimpan
  • busana -> adibusana
  • biotik -> antibiotik
  • warna -> dwiwarna
  • struktur -> infrastruktur
  • lateral -> multilateral
  • sejarah -> prasejarah

Jika diikuti huruf awal kapital atau singkatan berupa huruf kapital dirangkai dengan tanda hubung (-):

non-ASEAN
pro-Barat

Sisipan -el-

  • jajah -> jelajah
  • geber -> geleber
  • gembung -> gelembung
  • getar -> geletar
  • gigi -> geligi
  • gosok -> gelosok
  • luhur -> leluhur
  • maju -> melaju
  • patuk -> pelatuk
  • sidik -> selidik
  • tapak -> telapak
  • tunjuk -> telunjuk
  • tangkup/tungkup -> telangkup/telungkup

Sisipan -em-

cerlang -> cemerlang
jari -> jemari
kuning -> kemuning
kelut -> kemelut
kilau -> kemilau
serbak -> semerbak
tali -> temali
turun -> temurun

Sisipan -er-

  • sabut -> serabut
  • suling -> seruling
  • gendang -> genderang
  • gigi -> gerigi
  • kudung -> kerudung
  • runtuh -> reruntuh(an)
  • panjat -> peranjat

Sisipan berawalan huruf  g

  • gembung -> gelembung
  • gebyar -> gemebyar
  • gelatak -> gemelatak
  • gelugut -> gemelugut
  • gentar -> gementar
  • geretak -> gemeretak
  • gerencang -> gemerencang
  • gerincing -> gemerincing
  • gerisik -> gemerisik
  • gerlap -> gemerlap
  • gertak -> gemertak
  • getar-> gemetar
  • gilang -> gemilang
  • gilap -> gemilap
  • girang -> gemirang
  • gulung -> gemulung
  • guntur -> gemuntur
  • guruh -> gemuruh

Sisipan -in-

  • kerja -> kinerja
  • sambung -> sinambung
  • tambah -> tinambah

Akhiran

  • Akhiran -i: lalui, setujui, islami
  • Akhiran -if: produktif, deskriptif, demonstratif
  • Akhiran -al: struktural, ideal, normal
  • Akhiran -is: praktis, logis, ekonomis, egois
  • Akhiran -isme: sukuisme, kolonialisme
  • Akhiran -isasi: spesialisasi, modernisasi, naturalisasi
  • Akhiran -logi: analogi, fisiologi, dermatologi
  • Akhiran -man: seniman, budiman
  • Akhiran -wan: budayawan, kamerawan, rohaniwan, sejarawan
  • Akhiran -wi: surgawi, gerejawi, duniawi